Selasa, 19 Januari 2010

Cyclosphosphamide dan Ifosfamide

Merupakan obat sititastik dengan mekanisme kerja alkylating agent . Obat2 ini sgat mirip dengan zat mustard dan toksisitasnya hampir sama. Keistimewaannya adalah :
1.Tidak dapat per oral
2.Hanya dapat bersifat sitotoksik setelah berbentuk derivate alkilasinya, setelah
hidroksilasi dengan sitokrom P-450

Mx: Siklofosfamid merupakan zat alkilator yg paling banyak digunakan. Baik siklofosfamid ataupun ifosfamid akan mengalami biotranformasi hidroksilasi oleh system sitokrom P-450. Zat antara hidroksilasi ini akan terurai dalam bentuk aktif, mustard fosforamid mustard dengan DNA dianggap bersifat sitotoksik (catatan: efek terapeutik obat2 ini tdk tergantung pd aktivitas system sitokrom P-450).
Resistensi tjd karena perbaikan DNA yg meningkat, berkurangnya permeabilitas obat, dan rx obat dgn tiol (umpamanya, glutation). Tetapi, resistensi silang tdk selalu terjadi.

Zat2 ini mempunyai spectrum klinik yg luas, digunakan baik tunggal atau bagian dari suatu regimen pengobatan berbagai jenis penyakit neoplasma, misalnya, limfoma Burkitt dan kanker mammae. Penyakit non-neoplasma, seperti sindrom mefrotik dan arthritis rheumatoid hebat juga dpt diobati scra efektif dgn siklofosfamid.
Tidak seperti obat2 alkilator, siklofosfamid dan ifosfamid sebaiknya diberika p.o. Hanya jumlah kecil obat asli yg dikeluarkan dalam feses (setelah transport biliar) atau dalam urin oleh filtrasi glomerular.

Toksisitas yg menonjol utk kedua obat (alopesia, mual, muntah dan diare) adalah depresi sumsum tulang, terutama leukositosis dan sistitis hemoragik yg dpt sampai fibrosis kendung kemih. Toksisitas terakhir dikatakan disebabkan karena akrolein dlm urin pada kasus siklofosfamid dan metabolit toksik ifosfamid. Note: hidrasi yg cukup serta injeksi i.v MESNA (natrium 2-merkaptoetane sulfonat), yg melumpuhkan senyawa toksik, akan mengurangi msalah tsbt. Toksisitas lain termasuk efek pada sel germinativum menimbulkan amenenore, atrofi testis dan sterilitas. Insidens yg agak tinggi dari neurotoksisitas telah dilaporkan pd px dgn ifosfamid dosis tinggi, barangkali karena metabolit, klorasetaldehid. Keganasan kedua dapat terjadi bbrapa tahu stelah tx.
Sumber : Mycek_Farmakologi Ulasan Bergambar Edisi 2 (392-393)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar