Senin, 03 November 2008

Sejarah pengobatan bangsa Mesir kuno, yunani kuno dan Roma kuno

Jika berbicara tentang sejarah pengobatan, maka secara tidak langsung kita harus menelusuri terlebih dahulu bagaimana pengobatan tersebut dilakukan oleh bangsa-bangsa kuno seperti Mesir, Yunani, dan Roma yang merupakan pusat peradaban pada masa lalu.

Pengobatan oleh bangsa Mesir kuno

Bangsa Mesir kuno seperti halnya bangsa Yunani kuno dan bangsa Roma kuno, telah banyak menyumbangkan pengetahuan dan bukti-bukti mengenai kegiatan pengobatan dan pengetahuan pengobatan yang mereka miliki. Bukti-bukti tersebut ditemukan pada beberapa papyruses dalam penggalian arkeologi. Perawatan orang sakit pada bangsa Mesir kuno biasanya dilakukan oleh penyihir dan dukun (atau biasanya juga disebut “medicine men”).

Penggalian arkeologi juga menemukan pada bangsa Mesir terdapat seseorang yang disebut physicians yang menangani perawatan orang yang sakit. Penyebutan physician ini terdapat pada tulisan hieroglyphics dimakam pharaoh. Pada hieroglyphics tersebut disebutkan bahwa :
"palace doctor, superintendent of the court physicians, palace eye physician, palace physician of the belly and one who understands the internal fluids and who is guardian of the anus."

Diduga posisi physicians sudah ada pada tahun 2600 sebelum masehi. Disebutkan bahwa Imphotep adalah physicians dari raja Zozer.

Dalam hal ilmu pengobatan,bangsa Mesir kuno sudah mengembangkan pengetahuan mereka mengenai fungsi hati, detak jantung, darah dan juga kegunaan dari oksigen bagi tubuh manusia, serta sudah menyebutkan secara jelasa nama-nama dari anggota tubuh.

Meskipun begitu, tetap saja dasar dari pengobatan dari bangsa Mesir kuno adalah berdasar pada kepercayaan tahayul, roh nenek moyang dan juga sihir. Jika suatu penyakit tidak ditemukan penyebabnya, maka para physicians,penyihir dan dukun percaya bahwa penyebabnya adalah roh-roh tertentu atau spiritual beings. Sehingga untuk menyembuhkannya adalah dengan menggunakan mantra dan ramuan tertentu untuk mengusir roh-roh tersebut.

Pengobatan oleh bangsa Yunani kuno

Bangsa Yunani kuno memiliki perkembangan yang cukup signifikan dalam hal perdagangan,pertanian, kelautn dan juga pengobatan. Bahkan dari bangsa ini muncul seorang dokter yang cukup dikenal yang bernama Hippocrates yang hidup pada 1200 sebelum masehi.

Dalam bidang pengobatan, bangsa Yunani kuno selalu mencari hal yang sesuai dengan logika dan bisa dijelaskan meskipun dalam kehidupan sehari-harinya mereka percaya bahwa segala sesuatu ditentukan oleh kehendak dewa-dewa mereka.

Bangsa Yunani kuno melakukan kegiatan pengobatan 100 tahun sebelum kelahiran nabi Isa. Sehingga dalam peperangan, tentara yang terluka selalu dirawat oleh dokter-dokter mereka. Namun, tidak semua orang yang sakit langsung pergi kepada dokter. Banyak masyarakat Yunani kuno yang masih percaya kepada dewa dan langsung berdoa kepada dewa mereka untuk meminta kesembuhan. Dewa seperti Apollo dan Asclepios merupakan dewa yang sering didatangi oleh masyarakat Yunani untuk meminta kesembuhan penyakit yang mereka derita. Kuil yang dibangun untuk tempat mereka meminta kesembuhan disebut asclepeia.

Pengobatan oleh bangsa Roma kuno

Dalam masalah pengobatan, bangsa Roma kuno belajar dari bangsa Yunani kuno. Bangsa Roma berhubungan pertama kali dengan bangsa Yunani sekitar tahun 500 SM atau sekitar tahun 146 SM, dimana beberapa bagian dari daerah Yunani menjadi daerah kekuasan kekaisaran Roma.

Pada awalnya pada kekaisaran Roma tidak ada orang yang bertindak sebagai seorang dokter. Hal ini disebabkan karena diduga setiap masyarakat Roma kuno sudah mengetahui mengenai pengobatan dengan herbal dan penanganan orang yang sakit dirumahnya masing-masing.

Begitu Roma berhubungan dengan Yunani, banyak dokter dari Yunani yang datang ke Italia dan Roma, dimana biasanya adalah tahanan perang dan berstatus sebagai budak atau pembantu rumah tangga oleh orang Roma yang kaya raya. Setelah beberapa lama banyak dokter-dokter yang berstatus pembantu rumah tangga tersebut menjadi warga merdeka yang dibebaskan oleh tuan mereka karena pengetahuan mereka akan pengobatan.

Bangsa Roma kuno adalah bangsa yang mempercayai bahwa pemikiran yang sehat akan membut badan yang sehat. Mereka percaya bahwa dengan tubuh yang sehat maka mereka bisa menjegah tubuh menjadi sakit. Untuk itu daripada mengeluarkan uang untuk dokter, bangsa Roma kuno banyak mengeluarkan uang untuk menjaga kesehatan mereka.

Perhatian terbesar kekaisaran Roma adalah pada kesehatan tentara mereka. Karena tanpa tentara yang sehat, kekaisaran Roma akan lemah. Oleh karena itu sumber air yang disediakan untuk para tentara dijaga untuk tetap bersih. Selain itu juga para komandan tentara juga selalu memerintahkan bawahannya untuk tidak mendirikan tenda di dekat rawa karena air disekitar rawa tidak sehat.

Sumber : www.informasi-obat.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar