Senin, 03 November 2008

Pengumuman BPOM RI mengenai susu produksi cina yang mengandung melamin

Saat ini kembali Indonesia dikejutkan dengan adanya "Susu produksi cina yang mengandung melamin". Hal ini sangat mengkhawatirkan masyarakat karena melamin jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan menganggu kesehatan, apalagi susu yang mengandung melamin tersebut pada umumnya adalah untuk anak-anak balita.

Sehubungan dengan hal tersebut, dengan maraknya pemberitaan tentang produk susu yang tercemar melamin dari China dan berdasarkan kajian dan laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan ini diumumkan beberapa hal sebagai berikut :

  • Berdasarkan informasi dari Departemen Kesehatan China, ribuan kasus batu ginjal dan beberapa kematian pada bayi terjadi menyebar di seluruh China disebabkan karena susu formula bayi yang terkontaminasi melamin yang diproduksi oleh Sanlu Co. Ltd, dan lain-lain.
  • Berdasarkan informasi dari Administration of Quality Supervision, Inspection and Quarantine (AQSIQ) China, ternyata melamin ditemukan juga dalam susu cair yang diproduksi Mengniu Dairy Group Co., Yili Industrial Co. dan Shanghai-based Bright Dairy.
  • Sejauh ini pemerintah China telah mengumumkan 22 perusahaan susu yang mengandung melamin dan keseluruhan perusahaan tersebut tidak mendaftarkan produknya di Indonesia.
  • "Tidak ada produk susu formula bayi dari China yang didaftarkan di Badan POM dan diedarkan di Indonesia".
  • "Produk susu formula bayi dan produk susu olahan yang diproduksi di Indonesia aman untuk dikonsumsi."
  • Dalam mewaspadai kemungkinan adanya impor ilegal susu formula bayi yang tercemar melamin dari China, Badan POM dan seluruh Balai Besar/Balai POM sejak tanggal 18 September 2008 sudah melakukan pemeriksaan di sarana distribusi dan pengecer di seluruh Indonesia untuk diamankan.
  • Untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan mengkonsumsi susu dan produk susu yang tercemar melamin dari China, Badan POM telah membuat surat edaran kepada para distributor dan pengecer untuk :
  • Segera melakukan pengamanan terhadap produk susu serta produk yang mengandung susu dari China, dengan cara menariknya dari peredaran, menyegel dan melaporkan hasilnya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.
  • Segera melakukan pengamanan terhadap produk-produk di bawah ini sampai ada penjelasan lebih lanjut dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.

Daftar Produk China yang mengandung susu yang terdaftar di BPOM RI

No.

Merk Dagang

Jenis Pangan

No. Registrasi

Keterangan

1.

Jinwei Youqoo

Susu Fermentasi

ML 206509001378

Produk asal Cina

2.

Jinwei Yougoo

Susu fermentasi

ML 206509002378

Produk asal Cina

3.

Jinwei Yougoo

Susu Fermentasi

ML 206509003378

Produk asal Cina

4.

Guozhen

Susu Bubuk Full

ML 805309001478

Produk asal Cina

Cream

5.

Meiji Indoeskrim

Es Krim

ML 305509001116

Produk asal Cina

Gold Monas

6.

Meiji Indoeskrim

Es Krim

ML 305509002116

Produk asal Cina

Gold Monas

7.

Oreo

Stick wafer

ML 227109001450

Produk asal Cina

8.

Oreo

Stick wafer

ML 827109002450

Produk asal Cina

9.

Oreo

Chocolate Sandwich

ML 227109001552

Produk asal Cina

Cookie

10.

M&M'S

Kembang Gula

ML 237409005385

Produk asal Cina

11.

M&M'S

Kembang Gula

ML 237409002385

Produk asal Cina

12.

Snickers

Biskuit

.

ML 227109009385

Produk asal Cina

13.

Dove Choc

Kembang Gula

ML 237409001385

Produk asal Cina

14.

Dove Choc

Kembang Gula

ML 237409003385

Produk asal Cina

15.

Dove Choc

Kembanq Gula

ML 237409004385

Produk asal Cina

16.

Merry X-Mas

Kembang Gula

ML 238409003311

Produk asal Cina

17.

Penguin

Kembang Gula

ML 238409005311

Produk asal Cina

18.

Nestle Nesvita

Makanan Ibu Hamil

ML 862109001322

Produk asal Cina

Materna

dan Menyusui

19.

Nestle Milkmaid

Selai Susu

ML 234709002206

Produk asal Cina

Disarankan agar masyarakat tidak mengkonsumsi produksi tersebut di atas sebelum ada penjelasan hasil pengujian dari BPOM RI.

Produk dengan nama dagang yang sama yang diproduksi dalam negeri (nomor registrasi MD) tetap boleh beredar, tidak termasuk daftar yang diamankan.

Sumber : www.informasi-obat.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar