Sabtu, 13 September 2008

Emulsi Parafin Phenolftalein

R/ Phenolftalein 180 mg

Parafin liquidum 30 ml

Tween 60 42 gr

Span 60 18 gr

Gliserin 3 gr

Metil paraben 90 mg

Vanilium 30 mg

Aquadest ad 60 ml


Indikasi

Sebagai obat pencahar antara lain seperti konstipasi yaitu kesulitan defikasi karena tinja yang mengeras, otot polos usus yang lumpuh misalnya megakolon kongenital dan gangguan refleks defekasi ( konstipasi habitual ); sedangkan obstipasi ialah kesulitan defekasi karena adanya obstruksi intral atau ekstralumen usus, misalnya pada karsinoma kolon sigmoid.



Kontraindikasi

Efek fenolftalein dapat bertahan lama karena mengalami sirkulasi enterohepatik. Sebagian besar fenolftalein diekskresikan melalui tinja. Sebagian lagi diekskresi melalui ginjal dalam bentuk metabolitnya. Pemberian dosis besar fenolftalein menyebabkan bentuk utuh ditemukan dalam urin, pada suasana alkali menyebabkan urin dan tinja berwarna merah. Ekskresi bersama ASI jumlahnya kecil sehingga tidak mempengaruhi bayi yang disusui. Fenolftalein relatif tidak toksik untuk pengobatan jangka pendek, tetapi dosis berlebihan meningkatkan kehilangan elektrolit . fenolftalein dapat menimbulkan reaksi alergi berupa erupsi, sindrom Stevens-Johnson, urtikaria dan pigmen kulit. Kadang – kadang menimbulkan albuminuria dan adanya hemoglobin bebas dalam urin.


Mekanisme

Merangsang mukosa, saraf intramural atau otot polos usus sehingga meningkatkan peristalsis dan sekresi lendir usus, meningkatlan sintesis prostaglandin dan siklik AMP, dan kerja ini meningkatkan sekresi air dan elektrolit.


Komposisi

Tiap 60 ml mengandung :

Fenolftalein …………………….. 180 mg

Parafin liquidum ………………… 30 ml


Aturan pakai

Dewasa : 3 kali sehari 1 sendok teh

Anak – anak : 2 – 3 kali sehari ½ sendok teh




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar